Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Gagal !! , Proyek Cetak Sawah Baru di Kabupaten Rejang Lebong Hamburkan Uang Negara 26 Milayar APBN dan 2,8 Milyar APBD Provinsi BengkuluLembaga Swaday

Rejang Lebong GarbetaNews.Com– Aktivis Bengkulu soroti program Cetak sawah baru di kabupaten Rejang lebong tahun anggaran 2025 yang telah menghambiskan anggaran puluhan milyar. diketahui sumber anggaran yang digunakan yaitu dana APBN sebesar 26 Milyar dari kementerian pertanian dan Anggaran APBD Provinsi sebesar 2,8 Milyar.

Berdasarkan Informasi dari kepala desa Tanjung Gelang Kecamatan kota Padang Kabupaten rejang lebong bahwa Program cetak sawah baru dengan luas 587 Hektar yang akan melibatkan kurang lebih 200 KK pemilik lahan yang hingga saat ini belum bisa dimanfaatkan sebagaimana tujuan program cetak sawah.

Ditelusuri awak media bahwa cetak sawah baru dikabupaten rejang lebong ini yang dimulai tahun 2025 ini belum selesai hingga saat ini, dan pembangunan sarana pengairan untuk areal cetak sawah yang menggunakan anggaran APBD Provinsi yang hingga saat belum juga selesai sedangkan saat ini sudah memasuki anggaran tahun 2026,  informasi didapat bahwa pihak ketiga yang mengerjakan sudah di bayarkan 90 %, dari 100 % anggaran yang di tetapkan sebesar 2, 8 Milyar sedangkan pekerjaan belum selesai.

terkait Program Cetak Sawah Baru di desa Tanjung Gelang tersebut menuai kritikan dari aktivis bengkulu asal lembak yaitu Ishak Burmansyah, menyampaikan kepada awak Media ” kami masyarakat lembak sudah merasa di bohongi, program cetak sawah yang seharusnya sudah berjalan di tahun 2026 ini ternyata hingga saat ini belum dapat berjalan atau ditanami padi mengingat pekerjaan tak kunjung selesai, masyarakat lembak sudah mengorbankan lahan perkebunan kopi, karet, sawit dan durian untuk di jadikan persawahan, tetapi apa yang diterima cetak sawah yang dibuat jadi semak belukar mengingat tidak ada sumber air untuk mendukungnya.

dijelaskan juga olehnya bahwa hingga saat ini pihak ketiga masih mengerjakan sedangkan kontraknya sudah habis, ini jelas pelanggaran hukum, kami minta aparat penegak hukum jangan diam dan periksa program cetak sawah baru yang jelas jelas gagal di kabupaten rejang lebong tersebut, Pungkasnya.

Terkait dengan dugaan gagalnya program cetak sawah baru di kabupaten Rejang Lebong di desa tanjung gelang, awak media mencoba mengkonfirmasi dengan kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Bengkulu, hingga berita ini ditayangan belum dapat di Hubungi.

 

Reporter     : CND
Editor          : AG

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *