Lebong GarbetaNews.Com – Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB) soroti adanya dugaan korupsi pada Anggaran Kegiatan belanja Jasa tenaga kebersihan, belanja Jasa tenaga keamanan dan belanja Jasa tenaga Pelayanan di pemerintah Kabupaten Lebong Tahun Anggaran 2025.
Diketahui untuk belanja Jasa Tenaga Kebersihan, Jasa Tenaga Keamanan dan Jasa Tenaga Pelayanan,pemerintah Kabupaten Lebong menggunakan jasa outsourcing pihak ketiga yaitu PT. DOA (Damar Outsourcing Anugrah) dengan Total anggaran Rp. 7.242.945.637,- yang dianggarkan tahun 2025 melalui proses penunjukan langsung/(e-catalok).
Terkait Anggaran outsourcing yang dikerjakan PT. DOA ini menjadi sorotan bagi forum aktivis bengkulu bersatu (FABB), melalui kordinator lapangan Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa ” diduga kuat adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan, yaitu dugaan tindak pidana korupsi dilakukan pada kegiatan belanja jasa tenaga Kebersihan, belanja Jasa Tenaga Keamanan dan Belanja Jasa Tenaga pelayanan di pemerintah Kabupaten Lebong pada tahun anggaran 2025, kita sudah melalukan investigasi/cek dilapangan, kita sudah bersurat resmi minta klarifikasi kepada pihak perusahaan tetapi hingga hari ini belum di jawab. beberapa pekerjaan diduga fiktif terutama terkait jumlah personil pada setiap item kegiatan yang tidak sesuai sebagaimana yang telah ditentukan dalam dan beberapa item pekerjaan yang tidak sesuai RAB, kita masih menelusuri lebih lanjut sembari menambahkan datata sebagai bahan bukti untuk disampaikan ke Aparat Penegak Hukum.
Terkait pekeraan jasa outsourcing pada PT.DOA di pemerintah kabupaten 2025, awak media mengkonfiermasi melalui telpon celuler/Whatsaap kepada pihak manajemen, hingga berita ini diterbitkan awak media belum mendapatkan jawaban. CND
Reporter : CND
Editor : Agus






