Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Sudah 3 Minggu Tak Terlihat, Publik Tanyakan Keberadaan Gubernur Bengkulu di Tengah Musim Haji 2026

BENGKULU Garbetanews.com – Keberadaan Gubernur Bengkulu menjadi tanda tanya besar di tengah masyarakat. Sudah tiga minggu terakhir, Gubernur tidak terlihat hadir dalam agenda pemerintahan maupun kegiatan publik di Provinsi Bengkulu.

Situasi ini memicu spekulasi di tengah musim keberangkatan haji 2026. Berdasarkan penelusuran, program undangan haji khusus dari Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud tahun ini hanya diberikan kepada 42 orang WNI.

Dari kalangan kepala daerah, tercatat hanya Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur yang masuk dalam daftar undangan tamu Raja Salman. Tidak ada nama Gubernur Bengkulu dalam 42 orang tersebut.

Wagub Bungkam, Konfirmasi Via WhatsApp Tak Dijawab
Awak media ini yang berinisial “DM” telah berupaya mengonfirmasi keberadaan Gubernur kepada Wakil Gubernur Bengkulu melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban atau klarifikasi resmi dari pihak Wagub.

“Kami sudah chat WA ke Pak Wagub untuk tanya keberadaan Pak Gubernur sudah 3 minggu ini kemana. Tapi sampai sekarang belum dibalas,” ujar DM, Jumat 6/6/2026.

Tidak adanya penjelasan resmi membuat publik semakin bertanya-tanya. Beberapa agenda penting Pemprov Bengkulu dalam 3 minggu terakhir hanya dihadiri Wagub atau Sekda.

Publik: Kemana Gubernur Saat Daerah Butuh Pemimpin?
Sejumlah warga Kota Bengkulu mempertanyakan absennya orang nomor satu di Bengkulu, apalagi saat ini banyak isu krusial yang butuh keputusan kepala daerah. Mulai dari polemik efisiensi anggaran, persiapan hearing dengan aktivis, hingga program pembangunan yang mangkrak.

“Kalau memang berangkat haji ya nggak apa-apa, umumkan saja biar rakyat tahu. Tapi ini nggak ada kabar. Kalau dari 42 undangan Raja Salman nggak ada nama Gubernur kita, berarti beliau kemana?” kata “DM,” warga Bengkulu

Publik berharap ada transparansi dari Pemprov Bengkulu. Ketidakjelasan keberadaan Gubernur dikhawatirkan mengganggu roda pemerintahan dan pelayanan ke masyarakat.

Hanya Gubernur Jatim yang Diundang Raja Salman
Sebagai pembanding, untuk haji 2026 ini Raja Salman hanya mengundang 42 WNI sebagai tamu kehormatan. Acara pelepasan digelar 19 Mei 2026 di Jakarta. Dari kalangan gubernur, hanya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang dikonfirmasi menerima undangan tersebut.

Seluruh biaya 42 tamu undangan ditanggung penuh Kerajaan Arab Saudi, termasuk tiket PP, hotel mewah, dan fasilitas VIP. Mereka dijadwalkan pulang ke tanah air pada 3 Juni 2026.

Desakan Transparansi
Aktivis Bengkulu Bersatu ikut menyoroti hilangnya Gubernur dari ruang publik. Mereka mendesak Pemprov terbuka soal agenda Gubernur.

“Rakyat berhak tahu pemimpinnya dimana. Kalau sakit, bilang sakit. Kalau dinas luar, sampaikan. Jangan didiamkan sampai 3 minggu begini. Ini soal kepercayaan publik,” tegas salah satu aktivis.

Hingga kini, Biro Adpim Setda Provinsi Bengkulu belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keberadaan dan agenda Gubernur Bengkulu.kemana sebenarnya ?
(DM- Tim).

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *