Bengkulu GarbetaNews.Com – Forum aktivis Bengkulu Bersatu (FABB), Geram Terkait rilisan beberapa media online yang menuliskan capaian tingkat kepuasan masyarakat bengkulu sebesar 81,2 % terhadap kepemimpinan gubernur helmi hasan dan Wakil Gubernur Bengkulu Mian.
Melalui juru bicara dan juga sebagai Kordinator FABB saudara Dedi Mulyadi yang di wawancarai awak media 14/08/2026 di sekretariat FABB di kota bengkulu menyampaikan ” kami dari Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB) mempertanyakan terkait hasil survei dari lembaga survei prisma yang menyebutkan kepuasan masyarakat bengkulu hingga 81,2 %, masyarakat yang mana ?, fakta yang disampaikan seakan berbanding terbalik dengan fakta dilapangan dan apa yang dirasakan masyarakat di provinsi bengkulu, dari sektor mana yang di nilai msyarakat merasa puas di kepemimpinan helmi-mian, hasil survei ini saya duga hanya untuk menutup nutupi kebobrokan dimasa kepemimpinan helmi -mian selama 1 Tahun 7 Bulan, tak ada yang dibanggakan dan masa kepemimpinannya yang kelihatan hanya merubah aikon bengkulu dari bumi raflesia menjadi bumi merah putih.jelasnya
dijelakan juga olehnya, selama 1 tahun 7 bulan kepemimpinan Helmi-Mian sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur kita masyarakat hanya dipertontonkan dengan kebijakan kebijakan gubernur yang wakil gubernur yang tidak berpihak kepada masyarakat, kebijakan yang penuh dengan unsur KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme) contoh Menetapkan beberapa orang terdekat gubernur sebagai pejabat atau petinggi BUMD milik Provinsi Bengkulu yang notabene tidak memiliki pengalaman dibidangnya contoh anak wakil gubernur yang diangkat menjadi komisaris Bank Bengkulu, orang dekat gubernur yang menduduki jabatan sekretaris bank bengkulu dan direktur PT. Bimex, program jalan mulus fakta dilapangan masih banyak jalan provinsi dikabupaten yang masih rusak parah, sektor pertanian terkait pupuk subsidi yang bersmasalah yang hingga hari ini belum ada tindakan dari pemprov untuk menyelesaikan, sektor pertambangan dan perkebunan bermasalah tanpa memiliki HGU belum terselesaikan, program tanam jagung yang tak jelas hasilnya dan yang paling menjadi sorotan yaitu terkait persoalan keterlibatan gubernur bengkulu helmi hasan dalam kasus PDAM Kota Bengkulu yang diduga adanya aliran dana yang diterima helmi Hasan saat menjabat walikota bengkulu sebagaimana dijelaskan dalam amar putusan pengadilan negeri, ini merupakan bukti nyata yang tidak diketahui dan tidak tersampaikan ke publik, maka dari itu kami tantang lembaga survei Prisma Debat terbuka terkait hasil survei kepuasan masyarakat terhadap gubernur dan wakil gubernur bengkulu helmi mian, Berhentilah Bodohi publik. pungkasnya
Reporter : CND
Editor : AG






