KOTA BENGKULU, Garbetanews.com – Forum Aktivis Bengkulu Bersatu hari ini,Senin 8/6/2026, mendatangi langsung Gedung DPRD Provinsi Bengkulu. Kedatangan rombongan aktivis ini untuk mempertanyakan kepastian jadwal hearing yang tak kunjung jelas.
Sebelumnya, Aktivis Bengkulu Bersatu telah melayangkan surat resmi ke Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu untuk permohonan hearing tertanggal 8 Juni 2026. Namun hingga hari ini, belum ada balasan maupun kepastian jadwal dari pihak DPRD.
“Kami sudah kirim surat resmi untuk hearing tanggal 8 Juni. Tapi sampai detik ini tidak ada kejelasan kapan. Makanya hari ini kami datang langsung ke DPRD, menanyakan surat kami itu sudah sampai mana,” tegas Koordinator Forum Aktivis Bengkulu Bersatu di depan Gedung DPRD.
Hearing yang diminta Forum Aktivis Bengkulu Bersatu akan membahas sejumlah isu krusial yang sedang jadi sorotan publik Bengkulu. Salah satunya terkait kebijakan Hukum yang dinilai tidakntransparan , karena pungsi dewan mencakup pengawasan maka FABB.sampainkan melalui hearing di DPRD provinsi Bengkulu
Selain itu, para aktivis juga akan mempertanyakan transparansi penggunaan APBD, program pembangunan yang mangkrak, hingga absennya Gubernur Bengkulu yang sudah 3 minggu tidak terlihat di ruang publik.
“Hearing ini penting karena situasi Bengkulu butuh dibahas bersama wakil rakyat. Jangan surat kami didiamkan. DPRD itu rumah rakyat, harusnya terbuka,” ujar salah satu aktivis.
Sekretariat DPRD: Surat Sedang Diproses
Rombongan aktivis diterima bagian persidangan Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu. Pihak sekretariat menyebut surat dari Forum Aktivis Bengkulu Bersatu sudah diterima dan sedang diproses ke pimpinan dewan.
“Suratnya sudah kami terima dan sudah kami sampaikan ke pimpinan. Untuk jadwal hearing, kami masih menunggu disposisi dari Ketua DPRD. Nanti kalau sudah ada jadwal pasti kami kabari,” kata salah satu staf Sekretariat DPRD.
Jawaban tersebut dinilai aktivis belum memuaskan karena tidak ada tenggat waktu yang jelas. Mereka khawatir hearing akan terus diulur tanpa kepastian.
Ultimatum Aktivis: Jangan Bungkam Aspirasi Rakyat
Forum Aktivis Bengkulu Bersatu memberi ultimatum. Jika dalam 2×24 jam tidak ada kejelasan jadwal hearing, mereka mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar.
“Hearing itu hak konstitusional. Kalau DPRD terus mengulur waktu dan bungkam, berarti sengaja mengabaikan aspirasi rakyat. Kami siap turunkan massa lebih banyak lagi,” ancam Koordinator aksi.
Dedy Mulyadi,
Para aktivis berharap Ketua DPRD Provinsi Bengkulu segera merespons dan menetapkan jadwal hearing. “Rakyat butuh jawaban, bukan didiamkan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Ketua DPRD Provinsi Bengkulu terkait desakan jadwal hearing tersebut.(DM- Tim)






