Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

FABB Soroti Hibah dan Rehabilitas Pembangunan Kantor Walikota Bengkulu ex Mess Pemda Provinsi Bengkulu

Bengkulu GarbetaNews.com – Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB) menyoroti rehabilitasi pembangunan kantor Walikota Bengkulu yang merupakan ex. Mess Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu dimana telah dianggaran melalui APBD Kota Bengkulu sebesar Rp. 14.4 milyar di Tahun 2026 melalui Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang Kota Bengkulu.

Rehabilitasi ex mes pemda provinsi bengkulu yang akan di jadikan kan tor Walikota bengkulu ini di diduga  bertentangan dengan Perda RTRW kota Bengkulu nomor 4 Tahun 2021 soal tata ruang kawasan.

Proyek rehabilitasi mess pemda Provinsi Bengkulu yang akan di jadikan kantor walikota ini mendapat sorotan dan kritikan dari Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB), Kordinator FABB Dedi Mulyadi di wawancarai awak media menyampaikan ” Terkait Proyek Rehabilitasi Mess Pemda Provinsi Bengkulu yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bengkulu dengan Anggran belasan milyar ini menjadi fokus kami, mengingat mulai dari proses hibah dari pemerintah Provinsi ke pemerintah kota yang sempat disoroti oleh DPRD Provinsi Bengkulu hingga penganggaran yang dilakukan oleh  pemerintah kota yang tanpa memperhatikan peraturan daerah yang dibuat oleh kota bengkulu itu sendiri yang aseakan dan terkesan sengaja dan syarat dengan dugaan korupsi ” Tegasnya

dijelaskan juga oleh kordinator FABB bahwa ” dalam proses hibah sudah mendapat sorotan pasus DPRD Provinsi Bengkulu dan penganggaran rehabilitasi mess Pemda Provinsi bengkulu yang akan di jadikan kantor walikota bengkulu yang informasi ditolak beberapa fraksi dan anggaran tersebut tetap muncul dalam APBD kota bengkulu, dan juga kita menyoroti terkait besarnya anggaran yang dialokasikan dalam rehabilitasi,  diduga sudah melanggar peraturan perundang undangan , maka dari itu kita akan surati aparat penegak hukum dalam hal ini Komisi Pemberatsan Korupsi (KPK) dalam upaya penegakan hukum, Pungkasnya

terkait proyek rehabilitasi kantor walikota bengkulu, awak media mencoba menghubungi kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang kota Bengkulu, hingga berita ini diterbitkan belum dapat di hubungi.

 

Reporter    : CND
Editor         : FAG

 

Share: