Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Di Bengkulu Harga Sawit Terjun Bebas, Pemerintah diminta Perhatikan Nasib Petani Sawit

Bengkulu Garbetanews.com – Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di tingkat petani anjlok, menyusul pengumuman pengumuman kebijakan tatakelolah ekspor komuditas melalui skema Digital System Indonesia (DSI) tau BUMN.

Dampak dari kebijakan pemerintah ini dirasakan petani sawit di provinsi bengkulu, dimana harga sawit turun bebas berkisaran harga kisaran Rp. 1900 s/d Rp. 2.000 yang sebelumnya sebelum adanya kebijakan pemerintah terkait ekspor komuditas melaui skmea DSI atau BUMN harga sawit di tinggat petani berkisaran Rp. 2.900 s/d Rp. 3.100.

Petani sawit mengeluh meminta pemerintah untuk turun tangan terkait harga TBS kelapa sawit di tingkat petani, ini disampaikan salah satu petani inisial SAP (55) salah satu petani sawit kecamatan padang jaya kabupaten Bengkulu Utara. diwawancarai awak media menyampaikan ” kami masyarakat petani sawit meminta pemerintah untuk turun dan tinjau kebijakan pemerintah jika tidak dapat beribas buruk bagi kami petani sawit, dalam hitungan watu beberapa hari setelah pengumuman kebijakan pemerintah terkait ekspor harga sawit turun bebas , dalam tiga hari turun hingga Rp. 1200, sementara harga pupuk masih tinggi untuk kami petani sawit, jelanya.

hal senada disampaikan yanto (35) Petani sawit kecamatan pinang raya kabupaten bengkulu utara, diwawancarai awah media menyampaikan ” kami petani sawit minta pemerintah perhatikan kami petani sawit, yang terdampak dari kebijakan pemerintah terkait ekspor hingga harga TBS sawit di tingkat petani terjun bebas, jika ini dibiarkan akan berimbas dengan hal hal lainnya, ungkapnya.

 

Reporter      : CND
Editor          : Agus

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *