Mukomuko – Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Bengkulu, apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., melakukan penelitian terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Mukomuko sebagai bagian dari penyelesaian disertasi program doktor (S3) di Universitas Pancasila, Jakarta.
Penelitian tersebut menjadi kesempatan bagi Destita untuk mengetahui lebih jauh kondisi UMKM di Provinsi Bengkulu, mulai dari potensi usaha hingga tantangan yang dihadapi para pelaku usaha. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi upaya pengembangan UMKM agar semakin maju dan berdaya saing.
“Penelitian ini untuk tugas pendidikan S3. Dari sini saya ingin mengetahui juga seperti apa gambaran UMKM kita. Setelah mengetahui seperti apa, ke depan bisa dilakukan upaya yang lebih baik untuk kemajuannya,” kata Destita saat bertemu dengan pelaku UMKM di Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Mukomuko.
Dalam pertemuan tersebut, Destita berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha, memberikan motivasi, sekaligus menyerap masukan mengenai pengembangan usaha. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus usaha dan kualitas produk agar UMKM mampu bertahan serta berkembang di tengah persaingan pasar.
Menurut Destita, identitas daerah juga dapat menjadi keunggulan tersendiri bagi produk UMKM. Produk yang memiliki ciri khas lokal berpeluang lebih mudah dikenali dan menjadi pembeda dibandingkan produk sejenis dari daerah lain.
“Kuncinya bagaimana kita fokus dan mengedepankan kualitas dari produk UMKM yang digeluti. Nuansa kedaerahan penting dalam usaha UMKM. Seperti sambal lokan, itu bagus. Karena saat bicara sambal lokan, orang langsung ingat Mukomuko,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Disperindagkop-UKM Kabupaten Mukomuko, Safriadi, S.H., menyambut baik kegiatan penelitian yang dilakukan Destita. Menurutnya, pertemuan tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi.
Safriadi mengatakan, para pelaku usaha mendapatkan motivasi serta masukan untuk meningkatkan kualitas dan mengembangkan usaha mereka. Berbagai keluhan dan masukan yang disampaikan juga menjadi bahan penting untuk melihat kebutuhan pengembangan UMKM di daerah.
“Ini sangat bagus. Tadi para pelaku usaha kita tampak senang dan menerima banyak masukan serta semangat dari Ibu Destita,” ujar Safriadi.
Ia berharap perhatian terhadap pelaku UMKM dapat terus berlanjut, termasuk melalui peran Destita sebagai anggota DPD RI yang dapat menyuarakan kebutuhan dan aspirasi pelaku usaha Bengkulu di tingkat pusat.
Melalui penelitian tersebut, penguatan kualitas produk, pengembangan potensi lokal, dan penyerapan aspirasi pelaku usaha diharapkan menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM Mukomuko agar semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.






