Bengkulu Garbetanews.com – menjadi perhatian publik terkhusus bagi masyarakat lebong terkait pekerjaan Rekkontruksi pengaman badan jalan pada ruas jalan air dingin muara aman pada STA 39+000 kabupaten Lebong melalui satker BPBD Provinsi Bengkulu dengan anggaran 7,3 Milyar yang bersumber dana hibah dari pemerintah pusat tahun anggaran 2025.
setelah molor dari masa kontrak, pekerjaan akhirnya selesai dilakukan oleh CV. Artomoro yang merupakan pihak ke tiga selaku pemegang kontrak pekerjaan, hasil pantau awak media dilapangan terakhir pekerjaan diakukan pada minggu pertama bulan maret 2026 yang seharusnya pekerjaan harus selesai pada 1 Desember 2025.
Sorotan masyarakat timbul setelah menyaksikan pemandangan hasil kerja pembangunan pengaman badan jalan yang telah menghabiskan anggaran 7,3 milyar tersebut, yang dinilai tidak wajar mengingat hasil kerja secara kasat mata tidak layak menghabiskan anggaran milyaran

Sorotan pertama datang dari organisasi masyarakat atau ormas gerakan rakyat bela tanah adat, melalui sekretarisnya Irawan Putra, SE menilai pemerintah provinsi melalui BPBD Provinsi Bengkulu jangan asal menerima hasil pekerjaan oleh Pihak ketiga terkait pembanguna rekontruksi pengaman badan jalan pada STA. 39+000 desa Talang Ratau Kecamatan rimbo Pengadang Kabupaten Lebong, dari awal kami sudah pantau pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV. Artomoro, sama sama kita lihat hasil pekerjaaannya mulai pemasangan pelapis tebing, saluran drainasenya yang secara kasat mata tak layak atau kualitasnya tidak sesuai dengan anggaran yang di habiskan, jelasnya
dijelaskan juga, BPBD Provinsi Harus Bertanggung Jawab , kami selaku masyarakat kabupaten lebong apresiasi dan mendukung pembangunan dikabupaten lebong dari pihak pemerintah provinsi, tetapi kami tidak mau pembanguna dikabupaten lebong dijadikan ladang tempat korupsi yang berkedok pembangunan, kami akan selalu kritik agar apa yang dibangun di kabupaten lebong benar benar dapat bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki kualitas yang baik, ungkapnya
hal senada juga disampaikan salah satu perwakilan masyarakat kecamatan rimbo pengadang, inisial MR (33) diwawancarai awak media menyampaikan terkait bangunan pengaman badan jalan yang sudah dibuat oleh pemerintah provinsi kami sangat berterima kasih, tetapi apa iya anggaran sebesar 7,3 milyar bentuknya seperti itu, uang 7,3 milyar kami masyarakat memang tidak pernah melihat tapi kami masyarakat tau bentuk bangunan dan harganya, jelasnya
Reporter : DM
Editor : Agus






