Lebong Garbetanews.Com – Rusak parah dan nyaris kembali terputus, itu yang dirasakan dan kekhawatiran masyarakat lebong terkait dengan ruas jalan provinsi bengkulu ada dikabupaten lebong, ruas jalan provinsi yang rusak mulai dari perbatasan kabupaten lebong dengan kabupaten rejang lebong desa Bioa Sengok kecamatan Rimbo Pengadang Hingga Desa Ujung Tanjung Kecamatan Lebong sakti.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan sudah menjanjikan bahwa tahun 2026 ini jalan Curup Muara Aman Akan segera di perbaiki dimana telah dianggarkan pemerintah provinsi bengkulu sebesar 41 Milyar, sebagai mana di kutip dari Pemberitaan beberap media sebelumnya.
hasil Pantauan awak media dilapangan bahwa titik titik rusa jalan yang rusak parah adalah Di pintu masuk Kabupaten Lebong desa Bioa Sengok, Desa Tik Kuto, Desa Talang Ratu, Desa Suka Sari, Desa Kutai Donok,Kelurahan Tes, Kelurahan taba Anyar, Kelurahan Mubai, Desa Manai Blau, Kelurahan Turan Lalang, Desa Tik Jeniak, Desa Karang Dapo, Desa Pungguk Pedaro dan desa Ujung Tanjung III yang melintasi di empat kecamatan dikabupaten lebong.
terkait rusaknya rusa jalan provinsi yang dimulai dari desa Bios sengok kecamatan Rimbo Pengadang hingga Desa Ujung Tanjung III Kecamatan Leboong Sakti yang panjangnya kurang lebih 45 Km, berbagai komentar masyarakat terhadap pemerintah Provinsi Bengkulu yang dinilai lamban dalam menyikapi rusaknya rusa jalan provinsi bengkulu yang ada dikabupaten lebong.
Komentar datang dari salah satu masyarakat kelurahan Tes Kecamatan lebong selatan, inisial AG (43), menyampaikan bahwa pemerintah provinsi bengkulu lamban, rusa jalan provinsi ini rusak bukan baru baru inilah, sudah kuarang lebih dalam 3 Tahun ini, seharusnya kan ada perbaikan setidaknya di tambal sulam terlebih dahulu, sebelum rusak parah seperti saat ini, ditambah lagi di tahun 2026 katanya mau diperbaiki tetapi sampai sekarang belum juga ada tanda tanda diperbaiki, sekarang ini kalau lewat mau ke lebong atau keluar lebong melalui curup kalau hujan ruas jalan provinsi ini seperti kubangan kerbau, bapak bapak pejabat enak saja ngomong mau perbaiki atau segera perbaiki, krn mereka jarang meleati jalan ini sementara kami masyarakat setiap hari lewat, jelanya dengan nada kesal.
komentar juga datang dari salah satu warga asal lebong di perantauan yang pulang mudik lebaran ke kabupaten lebong dari jakarta yaitu Rodi (40), menyampaikan kekecewaan nya terhadap pemerintah provinsi bengkulu yang dinilai kurang memperhatikan kabupaten lebong dimana ia menjelaskan ” saya pulang dari jakarta bawa kendaraan (Mobil) melalui jalur lintas barat, Mulai dari kabupaten kaur, Bengkulu Selatan Hingga Rejang lebong dan akhirnya masuk ke lebong tanah kelahiran saya, disepanjang jalan saya merasakan sangat sedih melihat kondisi jalan menuju tanah kelahiran saya kabupaten lebong yang rusak parah, biasanya dari kabupaten rejang lebong menuju lebong saya menempuh waktu kurang lebih 1, 5 Jam sampai dengan 2 Jam , kemaren pas pulang sebelum lebaran dari curup sampai ke rumah saya harus menempuh waktu hampir 4 jam mengingat banyak jalan yang rusak parah dan sangat membahayakan pengendara kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua, ditambah lagi yang diujung desa talang ratu ada ruas jalan yang kembali amblas dan teracam terputus jelasnya
Terkait dengan rusaknya jalan masyarakt lebong berharap pemerintah provinsi bengkulu melalui dinas PUPR Provinsi Bengkulu sesegera mungkin memperbaiki mengingat ada beberapa titik sangat membahayakan pengendara kendaraan bermotor.
Reporter : DM
Editor : Agus






