Kota Jambi Garbetanews.com– Proyek Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga di kota jambi menjadi sorotan masyarakat, proyek yang dimulai di tahun 2025 hingga kini belum ada kejelasan dan masih ada galian lubang yang menggali jalan dalam komplek perumahan yang belum hingga saat ini belum ditutup dan bahkan pengerjaannya merusak fasililitas jalan milik salah satu perumahan di ke kecamatan alam barajo kota jambi.
Diketahui proyek perluasan Jaringan Gas (jargas) kota Jambi Tahun 2025-2026 menelan anggaaran Rp. 210,55 Milyar yang bersumber dari dana APBN melalui kementerian ESDM, yang mencakup pembangunan 13.235 sambungan rumah (SR) di dua wilayah kecamatan yakni kecamatan Kota Baru dan Kecamatan Alam Barajo.

terkait proyek jaringan Gas (Jargas) kota Jambi masyarakt keluhkan galian yang yang sudah hampir 6 bulan belum ditutup, dan pengerjaannya diduga menambah rusaknya fasilitas masyarakat, keluhan ini disampaikan salah satu masyarakat kota jambi saudara deddy (48) warga komplek Perumahan Anjani kelurahan Rawasari kecamatan alam barajo, diwawancarai awak media menyampaikan bahwa ” kami masyarakat sangat mendukung program jaringan Gas (Jargas) yang ada di kota jambi, tetatpi saya meminta galian yang sudah 6 Bulan Lebih itu segera ditutup kembali, mengingat fasilitas jalan yang kami miliki ini belum pernah di bangun pemerintah kota jambi, jalan dari pengembang, selain itu jalan kecil (sempit) ditambah lagi adanya galian yang memakan jalan dari galian Jaringan Gas (Jargas) yang hingga kini belum ditutup maka sangat menganggu aktivitas masyarakat, dan kami meminta pihak rekanan yang mengerjakan agar setelah menggali ditutup kembali sebagaimana sebelum digali bukan asal-asalan, tegasnya.
disampaikan juga, bahwa sebagai masyarakat meminta kepada pemerintah kota jambi untuk lebih tegas dan mengawasi pekerjaan proyek jaringan Gas (Jargas) agar proyek ini dapat berjalan sesuai harapan dan tidak merusak failitas yang sudah ada, mengingat anggaran yang dianggarakan sangatlah besar.
Reporter : DM
Editor : Agus

